/ SOSIAL, PACIRAN BERGOYANG

Sudah Merasa Djudjur

Paciran ❤ Lamongan

Pada salah satu riwajat, Saja pernah ketemu diskusi perkara keterbukaan informasi publik, bahasa sederhananja jakni kedjudjuran. Dimana situwasi dan kondisi komunitas saat itu sedang mentjari djalan keluwar terbaik, di achir diskusi lebih tepatnja rapat di warung kopi. Semua jang hadir sepakat untuk menegaskan kembali skema kedjudjuran pada publik.

Tatkala itu semua jang hadir sepakat memberikan informasi kepada publik dalam bentuk kedjudjuran jang belum sepenuhnja terbuka. Ada poin2 krusial jang publik tidak perlu tahu atawa membiarkan rahasia itu mendjadi rahasia umum tanpa ada keharusan untuk memverifikasi data itu benar tidaknja.

Kesepakatan bersama itu mendjadi pegangan semua anggota untuk memberikan informasi setjara transparan kepada publik dengan sjarat kedjudjuran itu sendiri tidak menelandjangi diri sendiri atawa komunitas. Begitulah kiranja, awal mula kedjudjuran jang lebih mirip dengan manipulasi setjara kolektif. Kedjudjuran itu fana, jang utama itu satu suwara.

Pada suatu ketika Saja kembali ketemu dengan situasi jang serupa, namun situasi ini sifatnja lebih pribadi. Dalam beberapa kesempatan mengharuskan Saja setjara pribadi tidak bisa memberikan informasi setjara gamblang. Ada beberapa poin krusial jang tidak perlu Saja diungkapkan. Tjukup memberikan informasi atawa sudut pandang jang lebih luwas artinja tidak spesifik ke pokok persoalan.

Kedjudjuran Separo Nyali

Ada perasaan lega ketika orang lain sudah bisa menerima paparan jang sudah Saja berikan. Di sisi jang lain terkadang Saja terlampau ingin menang sendiri (egois) terkait kedjudjuran ini. Batin ini terkadang sulit menerima informasi jang mingsih hambar, maksud Saja sebuah kedjudjuran jang belum genap artinja informasi jang diberikan mingsih ada jang kurang djelas atawa sengadja di-tutup2i.

malu-malu mau Pada achirnja Saja harus menghormati kedjudjuran jang seperti itu, sebuah kedjudjuran jang belum terbuka. Lagipula toh Saja djuga pernah dan mungkin sering melakukannja di masa lalu barangkali djuga nanti di masa depan. (meski terkadang sulit untuk mengakuinja). Menjadari diri ini kadang mingsih kesal dengan pelbagai informasi jang sudah diberikan oleh orang lain namun mingsih ada jang di-tutup2i, hal ini memberikan pemahaman kepada Saja. Bahwa sudah mendjadi Hak orang lain untuk memberikan informasi setjara sepotong dan hak itu perlu dan harus Saja hormati dengan se-hormat2nja.

Dalam situasi tertentu, kadang bentuk kedjudjuran itu mendjadi tidak terlalu penting, Saja merasa bentuk komunikasi jang sehat itu jang perlu diupajakan. Se-tidak2nja ada itikad baik untuk tidak saling melukai perasaan orang lain. Terlepas informasi jang terlontar itu djudjur, setengah djudjur atawa bohong sekalipun. Saja lebih memilih berdamai dengan kenjataan, dengan tjara menghormati hak bitjara orang lain.

Salam. editor: jon mukidi

sukadi

Kaji Sukadi

Generasi pesisir Paciran jang tidak soeka maboek laoet, njambi bakoel boekoe Ce-O-De-an

Read More