/ POLITIK, MUSIK

Mendengarkan Kembali Lagu Para Penerka

Paciran ❤ Lamongan

Tiga tahun berselang, ketika para penerka makin merajalela. Dugaan-dugaan yang makin keterlaluan..

Ketika para pencela merajalela dan timeline media sosial dipenuhi dengan kepberpihakan yang keterlaluan.

Lagu yang pernah rilis tiga tahun lalu ini rasanya cukup mewakili panasnya ruang publik sekarang. Entah di sudut-sudut warung kopi, emperan langgar dan surau, juga ruang kantor guru hingga kantin sekolah menengah atas.

Stunt-man

Agak pening juga kepala kalau sudah dengar adu mulut yang bikin pahit hati. Nek iso dik rem saktik cah.. Jangan sampai jadi jotos-jotosan. Saia tak punya kapabilitas untuk bicara politik, jadi ya cukup mengutip vlog-nya Deddy saja (yang belum tentu juga punya kapabilitas berpolitik).

Setidaknya, dia lebih bisa mengutarakan maksudnya daripada saia. Minimal dia orang entertainment saat ngoceh dalam video blog di atas. Untuk jaga-jaga barangkali kamu tidak tahu apa itu Stunt-man ini ada link wikipedia yang menjelaskan apa itu stuntman.

Pesta Sate

Sedangkan jika saia mau menulis tentang pulitik, takut kena sembelih. Ya sudah, posting video saja sambil ngemil sate kambing yang cuma bisa kita nikmati setahun sekali ini.

Video mentahnya disini:

mukidi

Jon Mukidi

GaPenting, buronan para penagih hutang, reskrim, camer, hingga homo keparat yg keponya kebangetan.

Read More