/ FIKSI, FILM

Oleh2 Dari Nonton Film Destination Wedding

Paciran ❤ Lamongan

“Bagaiman bisa ini mendjadi djalan penentuan spesies? Bagaimana bisa (kenapa) akal pikiran kita diberi kelantjangan dan diperbolehkan untuk merasa begitu banjak untuk seseorang jang tak merasakan apa2 kepada kita?” utjap Suki (tikus) penuh pertjaja diri.

“Itu pasti spesies jang luwar biasa.” Djawab Socja (kecoa) enteng sadja.

“Itu tidak diragukan. Hingga hidup pada dasarnja pengalaman jang mengerikan, dan kau tahu kita tak butuh kebingungan dan tekanan sematjam itu.” Kata Suki menimpali djawaban Socja.

Tentang destination wedding

“Kau mengekpresikan ketidak pertjajaan.” Tegas Socja. Dengan tjekatan.

“Dia langsing, tapi tidak pada titik dimana ada masalah hubungan dengan makanan. Banjak mengeluh, dan lekukan tubuhnja sangat seksi tapi tidak vulgar. Semuanja sangat proporsional, tegas tapi tidak berlebihan, itu sebabnja aku selalu mengangapnja aneh dan menarik. Lengannja memberikan kebugaran fisik dan atletis, tapi tidak begitu kemaju. Dan pergelangan kakinja menundjukkan djika dia akan tetap mendjaga tubuhnja hingga landjut usia.” Bualan Suki mendjadi liar.

“Itu menundjukkan begitu merendahkannja tjara pria melihat wanita.” Protes Socja, lagi2.

“Kesimpulannja, Dia tjantik, menawan dan elegan.” Suki mingsih melandjutkan gombalannja.

“Ini istilah penjebutan dan keanggunan dimana pipi dari wanita tjantik tertata dengan sendirinja saat mereka tersenjum. Setjara per-lahan2 meningkat jang dimulai di tulang pipi dan menurun ke bawah, dengan diagonal sedikit melengkung, mengarahkan mata menudju ke mulut. Itu sangat menarik.” Kata Suki, sambil memamerkan ekornja berulang kali.

“Bruakakakakakakakakakakakakk. (Ha-ha-ha)” Ketawa Socja petjah, dengan mulut terbuka lebar,memamerkan deretan gigi jang tertata rapi.

“Ini tidak lutju. Tolong djangan tertawai aku.” Suki memelas, raut wadjahnja panik mendekati ekpresi orang linglung.

“Aku tertawa dengan rasa sajang dan solidaritas.” Udjar Socja, jang mingsih menahan tawa.

Intinja kau harus menemukan dirimu sendiri dulu baru bisa melandjutkan ke tahap mentjintai. Sederhananja begini djika kau bahagia, maka kau bisa membagi kebahagianmu itu kepada orang jang kau tjintai. Djangan berpikir sebaliknja, bahwa kau akan merasa bahagia djika bisa bersamanja. Sialnja untuk bisa menemukan djatidiri terkadang membutuhkan waktu jang teramat lama, dan aku kira itu lebih baik daripada tidak pernah menemukan sosok djatidirimu sendiri, lagipula niat baik itu bukanlah membuang waktu sia2. Makna adalah mitos.

destination wedding

editor: jon mukidi, catatan: Destination Wedding diperankan aktor Keanu Reeves dan aktris Winona Ryder

sukadi

Kaji Sukadi

Generasi pesisir Paciran jang tidak soeka maboek laoet, njambi bakoel boekoe Ce-O-De-an

Read More