/ WISATA, PANTAI

Saung Bambu di Tengah Laut Wisata Pantai Kemantren

Paciran ❤ Lamongan

Wisata Pantai Kemantren terletak di Desa Kemantren, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan. Sebagai ancer-ancer, Wisata pantai ini berjarak sekitar 5,5 KM sebelah timur Wisata Bahari Lamongan. Pantai yang dikelola secara swadaya oleh masyarakat ini juga menarik minat pengunjung.

Dalam sehari kadang bisa sampai ribuan pengunjung saat kondisi ramai. Menurut salah satu pengelola wisata pantai ini, ramainya pengunjung biasanya pada hari libur akhir pekan layaknya tempat-tempat wisata lain. Untuk pengguna instagram maupun penghobi fotografi, lokasi ini juga punya spot-spot keren untuk diabadikan. Utamanya pemandangan laut senja di musim-musim saat matahari berada di utara pulau Jawa.

sunset di pantai kemantren

Tak seperti umumnya wisata pantai, destinasi wisata yang terhitung masih perawan ini tidak gundul, dalam artian tidak melulu hamparan pasir. Di Pantai Kemantren, ada saung-saung bambu yang berderet di bibir pantai. Ada juga gubuk-gubuk apung yang dalam bahasa lokal disebut Branjang beratap jerami yang dihubungkan dengan jembatan bambu dari bibir pantai hingga ke area laut dangkal.

saung bambu pantai

Suasana asri berpadu dengan ombak yang tidak terlalu besar, bahkan cenderung tenang membuat pengunjung betah berlama-lama. Angin sepoi-sepoi dari arah laut makin melenakan. Jika air sedang surut, kamu beruntung dapat melihat karang-karang yang ada di tepi laut.

Di Kelola Secara Swadaya

Wisata yang dibuka sejak dua tahun yang lalu ini bisa kamu jadikan tujuan alternatif wisata sebelum atau setelah mengunjungi lokasi lain seperti makam Sunan Drajat yang berjarak sekitar 2,7 KM saja.

Lokasi Pantai Kemantren

Hampir serupa dengan wisata yang dikelola secara swadaya lain di sekitar Paciran, tiket masuk pun gratis. Menurut informasi dari pengelola juga mengungkapkan bahwa tidak ada biaya tiket masuk ke pantai Kemantren. Akan tetapi, pengunjung hanya perlu membayar jasa parkir. Untuk kendaraan roda dua dikenakan tarif Rp 3000, sedangkan untuk mobil sebesar Rp 5000. Biaya parkir inilah yang kemudian dialokasikan untuk pembangunan fasilitas serta membayar penjaga kebersihan lokasi wisata. Pembangunan untuk memperbaiki fasilitas di area wissata juga masih terus dilakukan.

Fasilitas yang disediakan memang cukup lengkap. Mulai dai MCK, parkir, hingga Masjid sudah ada. Untuk pengembangan fasilitas pun sudah dilakukan sejak awal tahun ini. Semua biaya diambil dari tarif parkir ini karena tidak ada campur tangan pemerintah. Selain area parkir yang luas, terdapat pula warung-warung makanan dan oleh-oleh khas yang berjajar sepanjang jalan masuk wisata.

mukidi

Jon Mukidi

GaPenting, buronan para penagih hutang, reskrim, camer, hingga homo keparat yg keponya kebangetan.

Read More