/ CRIPTOCURRENCY, EKONOMI

Jangankan Criptocurrency, Mainan Valas Saja Banyak Bangkrutnya

Paciran ❤ Lamongan

Criptocurrency. Bagi telinga awam, istilah itu mungkin terasa asing bingits. Tetapi, coba lafalkan kata: bit-koooo-iiiinnn, Bitcoin. Kata merdu Ooh… berbarengan dengan terbentuknya ekspresi “seolah paham” akan terpampang diwajah mereka. Padahal belum tentu tahu benar Bitcoin itu apa, setidaknya pernah dengar.

Bitcoin Prices

Masih ingat sekali saya sekitar tahun 2015 melihat betapa Bitcoin, sebagai leader dari criptocurrency ini menjadi booming dengan segala rumor minus yang berputar pada penggunaannya sebagai mata uang virtual yang tak terlacak. Entah untuk membeli barang terlarang semisal illegal drugs, prostitusi anak, penjualan organ, hingga yang paling seram; sewa pembunuh bayaran, yang ada dan tersedia di dark-web yang tak mungkin muncul di kolom pencarian Google, Bing atau Duckduckgo. Kala itu juga trending tentang Bitcoin yang dipakai untuk mencuci uang, –eh? Bitcoin bukan merk mesin cuci bro, hanya salah satu dari sekian mata uang digital terenkripsi.

Haha, lagian siapa juga yang mau mengartikan mencuci uang secara harafiah?

Criptocurrencies

Beberapa criptocurrency: Bitcoin, Etherium, Litecoin, Ripple. Ada juga Bitcoin Gold yang berbeda dengan Bitcoin meskipun namanya memakai bitcoin.

Ohya, saya tidak mau menjelaskan bahkan mengomentari turunnya nilai pasar Bitcoin dan betapa banyak “tragedi” gara-gara bermain Bitcoin, apalagi sampai mencibir sinis. Sudah ada cerita semacam itu yang bisa kamu baca di sini. Pakai gugel trenslet ya..

Ketika itu, saia juga tak begitu meng gobres dengan pemberitaan negatif yang beredar. Layaknya pisau kan ya? Bisa sangat bermanfaat sekali misalnya; untuk memotong kancing celana yang tersangkut dan tak mau lepas saat kamu begitu ingin… buang hajat, dan tepat berada disampingmu. A wonderfull knife, isn’t it?

Tetapi bisa sangat membuatmu ingin mengutuk para dewa ketika kamu berprofesi sebagai calak (yu know?, tukang sunat) dan sedang menghadapi sepotong lombok yang imut untuk diambil sedikit kuncupnya. Dan tiba-tiba saja pisau yang sejatinya sudah dibacem dua hari tiga malam raib! Padahal kamu yakin itu pisau barusan ada dalam kotak peralatan. Dan saat wajahmu menengadah, ternyata pisaumu sudah ada ditangan balita pemilik lombok yang imut namun histeris protes dengan mata basah, melotot, sambil mengacungkan pisau kearahmu. Bayangkan! Betapa negatif, betapa berbahaya…

Trading

Trading Bitcoin

Balik lagi, sebenarnya bukan masalah jika ingin ikut bermain. Tapi coba pertimbangkan lagi, dan silahkan pahami kenapa produk derivatif semacam ini dilarang dalam Islam. Kalau toh masih ada yang memperdebatkan apakah mainin valas (mengutip lirik lagu Jamrud) itu halal atau haram setidaknya ada hal positif kenapa sebuah agama sampai melarangnya. Saia juga bukan orang yang religius bingits kok.

Buktinya, saia tidak sedang menulis yang berkaitan dengan Hari Raya Idul Adha meskipun besok adalah hari-H.

Ada unsur spekulasi disitu. Bagi yang tidak paham benar bagaimana mekanismenya. Bagi yang terjun karena terbuai dengan angin surga, cepat kaya, untung banyak kalau harga naik, bisa saya pastikan orang semacam ini cuma modal untung-untungan. Tak pandai matematika, maaf, bukan meremehkan tapi memang iya. Membeli disaat harga turun dan menjual disaat harga mahal? Tak segampang itu luur

Sorry, saia sudah berusaha semaksimal mungkin untuk tidak Sinis.

Mining

Criptocurrency Mining

Bagaimana jika ingin menambang sendiri? Yakin? Saya tanya lagi, yakin ingin menambang Bitcoin secara serius? Modalnya gedhe bruh. Sumberdaya yang dibutuhkan untuk menambang juga gak kepalang tanggung. Kamu kira hardware untuk mining itu tidak makan daya yang buuuessaaar??? Coba saja dihitung dan jawab secara jujur, jika dijual saat itu juga, berapa profit yang didapat setelah biaya operasional. Profitnya gak seberapa kan? Kecuali jika mau dan rela untuk menyimpan hasil mining tahun ini hingga tahun depan atau tahun depannya lagi.

Worth it kah? Silahkan jawab sendiri. Kalau bagi saya mending kerja jadi kuli, kerja minggu ini minggu depan nyaman di warung kopi. Yes, saia bukan termasuk orang yang punya ambisi besar, betul sekali kisanak. Itulah makanya saia bukan termasuk orang sukses, kalau ukurannya adalah materi tentu saja.

Jangan Jadi Sapi

Kalau mau kaya, jadi kuli juga bisa kaya. Tapi kuli yang paham posisi, paham situasi, paham benar apa yang dikerjakan. Mau jadi mandor proyek kecil-kecilan juga boleh asal paham dengan apa yang dikerjakan. Kalau tak paham hancur juga, cuman tak separah ketika mainin valas. Ngerti kan istilah high risk high return?

Jadi kalau memang ingin mencicipi pahitnya jual beli Criptocurrency ya pahami cara kerjanya dengan benar. Jangan mau di-sales-in, jangan mau di-mulut-manis-in. Kalau mau mining, ya silahkan hitung dengan benar. Mendengar cerita sukses dari seseorang itu menyenangkan. Tapi, apakah yang bercerita tentang kesuksesan itu benar-benar sukses? Bisa jadi cuma makelar. Pokoknya alatnya laku ya sudah gak mau ikut tanggung resiko kerugian. Tapi saat ada sedikit profit minta bagian sekian persen.

Jangan tidur terus bruh, Selamat pagi…

mukidi

Jon Mukidi

GaPenting, buronan para penagih hutang, reskrim, camer, hingga homo keparat yg keponya kebangetan.

Read More