/ SOSIAL, POLITIK

Jangan Paedo Kopi Manisku, Lidah Kita Beda Bung!

Paciran ❤ Lamongan

Kopi, harus dinikmati dengan olahan yang sepahit-pahitnya. Kalau ada yang ngopi dengan takaran gula yang plus-plus lantas dikritik. Layoh, hidup sudah pahit kok masih diploro nguyup kopi pahit. Plis deh, kita punya tingkat hajat yang berbeda, definisi kenikmatan yang berbeda.

Jangan anggap semua rondo itu hina dan mudah dikeloni, sebab nyatanya, banyak juga gadis yang lebih blong rem-nya _ jon mukidi

Nek mung “ide”, aku nduwe uwakeh. Tapi yo tak simpen ae, soalnya, “IDE” adalah hal “super subjektif”, yang tidak semua bisa menerima, apalagi secara sukarela “mau jadi babu ide-ku” yang menurutku: brilian. Yang tentu saja, terkadang ketempelan rasa “butuh-ini-butuh-anu”.

Ngombe Towak

Hal yang mendasari sebuah gagasan adalah hasil penalaran dari “pengalaman”, yang pasti tak semua “pernah mengalami” dan “merasakan sensasi yang sama”. Bisa jadi ketika saya bilang “mendem towak kok pok lakoni, gak enak ngombe ‘mensen’ to bro?” Pasti ada bantahan, sekaligus seratus poin penyangkalan yang diberondongkan dari mulut tukang mendem tradisional dan ancaman persekusi dari ‘mendemer’ nusantara.

Jadi, mungkin lebih enak mbidek agar tidak digolongkan anggap pemadat wahabi, meskipun masih beresiko dibilang pemadat syi’i. Oleng broo… Sliut sliut koyo bar medun teko jon-jon.

Ternyata kita terpentung oleh “Masyarakat Pemabuk” yang “Suka Onani”

Nah, dalam perpulitikan, keadaan-keadaan seperti kisah para penghobi ‘sensasi oleng’ itu lumrah, dan mudah menjadi bahan bakar. Apalagi jika menyangkut hajat-hidup-masyarakat-zombie. Kalau sudah trance/oleng ya ngelantur…

Kalau pingin hidupmu ada manfaatnya, ojo kemlinti meneriakkan ini salah itu tak benar. Salah itu kan menurutmu, tak benar itu kan menurut hitung-hitunganmu. Yakin sudah hafal rumus? Jangan-jangan rumus yang dipakai salah, cek lagi..

Orgasme

Kalau pingin berkontribusi, kok lebih enak jadi pembisik ya? Kalau diterima sukur, ditolak dkarena salah rumus tak terlalu malu. Lha wong cuma bisik-bisik berdua kok.

Dek, sodok miring ngiwo tek penak surungane…

Jangan sampai jadi “carang” yang “nyangkrak-nyangkrak”, Semuanya di “sogrok-i”. Jangan sampai berniat mengunduh mangga, tapi nyogrok ngawur dan tidak teliti. Bukan mangga yang didapat, tapi sarang semut rangrang beserta penghuni pabrik madu yang mengamuk.

#salamKampret aku tak ngangkang wae..

Kopi pahitmu uyupen dewe. Riko ra doyan kopi legi, ora usah maido, seng nguyup kopi lambeku dewe – lakum diunukum, waliyadiin…

mukidi

Jon Mukidi

GaPenting, buronan para penagih hutang, reskrim, camer, hingga homo keparat yg keponya kebangetan.

Read More