/ TUTORIAL, NPWP

Cara Membuat NPWP Pribadi Mudah dan Lengkap

Paciran ❤ Lamongan

Membayar pajak adalah kewajiban kita sebagai warga negara yang baik dan sudah berpenghasilan. Pajak pribadi diatur dalam Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Maka setiap orang yang sudah punya penghasilan wajib memiliki NPWP.

Kali ini, Mukidi akan uraikan secara lengkap cara membuat NPWP pribadi beserta syarat-syarat yang perlu kamu tahu dan lengkapi.

Cara Membuat NPWP Pribadi Lengkap dengan Syarat

Membuat NPWP sejatinya kini bukanlah hal sulit atau membingungkan. Pasalnya, berbagai cara sudah disediakan pihak Direktorat Jenderal Pajak (Dirjen Pajak)untuk memudahkan masyarakat membuat nomor pajak penghasilannya. Informasi cara pembuatan hingga pembayarannya pun sudah bertebaran di berbagai jenis media.

Syarat Membuat NPWP Pribadi

syarat membuat npwp

Sebelum kamu mengetahui cara membuat NPWP, kamu tentunya perlu terlebih dulu mengetahui syarat-syarat apa saja yang perlu kamu lengkapi untuk bisa menuju proses pembuatan.

Untuk itu, berikut Mukidi berikan daftar dokumen apa saja yang perlu kamu sediakan, sesuai dengan kategori nomor wajib pajak yang ingin kamu buat. Berikut syarat-syaratnya.

Syarat 1 - Wajib Pajak Pribadi yang Tidak Menjalankan Usaha/Pekerjaan

Buat kamu yang ingin membuat wajib pajak pribadi dan tidak sedang menjalankan usaha/pekerjaan, berkas-berkas inilah yang harus kamu lengkapi:

  • Fotokopi KTP untuk Warga Negara Indonesia (WNI).
  • Fotokopi Paspor, KITAS atau KITAPuntuk Warga Negara Asing (WNA).

Syarat 2 - Wajib Pajak Pribadi yang Menjalankan Usaha/Pekerjaan

Buat kamu yang juga ingin membuat wajib pajak pribadi dan kebetulan sedang menjalankan usaha/pekerjaan, jangan lupa lengkapi berkas-berkas berikut:

  • Fotokopi KTP untuk WNI.
  • Fotokopi Paspor, KITAS atau KITAPuntuk WNA.
  • Fotokopi izin kegiatan usaha yang diterbitkan instansi berwenang.

Surat pernyataan di atas materai bahwa benar-benar menjalankan usaha/pekerjaan.

Syarat 3 - Wajib Pajak Pribadi Wanita Kawin Perpajakan Terpisah

Khusus buat kamu wanita karier yang ingin membuat wajib pajak pribadi yang terpisah dari suami, berikut berkas-berkas yang harus kamu miliki:

  • Fotokopi Kartu NPWP Suami.
  • Fotokopi Kartu Keluarga.
  • Fotokopi surat perjanjian pemisahan penghasilan dan hartaatau surat pernyataan menghendaki hak dan kewajiban perpajakan terpisah dari hak dan kewajiban perpajakan suami.

Cara Membuat NPWP Pribadi Secara Manual (Offline)

cara-membuat-npwp ofline

Kamu bisa membuat NPWP dengan cara manual alias datang secara langsung ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) terdekat yang ada di lingkungan kamu. Kamu perlu melengkapi segala persyaratan dokumen yang mesti kamu bawa, sesuai dengan syarat yang sudah Mukidi sebutkan di atas.

Jika sudah, kamu bisa memilih satu dari dua metode berikut ini:

Cara 1 - Mendatangi Kantor Pajak (KPP)

Kamu bisa langsung datang ke KPP terdekat dari domisili dengan membawa berkas persyaratan yang dibutuhkan. Buat kamu yang alamat domisilinya berbeda dengan yang tertera di KTP, perlu mempersiapkan juga surat keterangan tempat tinggal dari kelurahan tempat kamu berdomisili.

Semua dokumen persyaratan difotokopi, kemudian lengkapi dengan formulir pendaftaran Wajib Pajak yang sudah diisi dengan benar dan lengkap serta ditandatangani. Formulir ini bisa kamu peroleh dari petugas pendaftaran di KPP.

Selanjutnya serahkan berkas tersebut ke petugas pendaftaran. Kamu akan mendapatkan tanda terima pendaftaran sebagai Wajib Pajak yang telah melakukan pendaftaran untuk mendapatkan NPWP.

Waktu yang dibutuhkan untuk membuat kartu NPWP tidak lama, hanya satu hari kerja, dan tidak dipungut biaya alias gratis. Kartu NPWP akan dikirim ke alamat kamu melalui Pos Tercatat.

Cara 2 - Melalui Jasa Pos atau Ekspedisi

Metode alias cara tang satu ini bisa kamu pilih jika lokasi KPP terlalu jauh dari tempatmu. Kamu bisa mendatangi kantor pos atau jasa ekspedisi terdekat. Di sana kamu tinggal mengisi formulir pendaftaran sekaligus mengirimkannya dengan melampiri dokumen persyaratan yang sudah disiapkan.

Cara Membuat NPWP Pribadi Secara Online

cara membuat npwp

Tak ingin repot-repot pergi ke KPP terdekat sekalipun? Kamu bisa mencoba cara membuat NPWP versi online berikut ini. Dengan metode ini, kamu bisa mengurus segala keperluan dan proses pembuatan NPWP pribadi secara online atau dengan kata lain sudah melalui komputerisasi. Berikut langkah-langkahya:

Langkah 1 - Kunjungi Situs Dirjen Pajak

Kunjungi situs Dirjen Pajak di alamat www.pajak.go.id atau klik ereg.pajak.go.id/login untuk langsung mengakses halaman pendaftaran NPWP online di situs Dirjen Pajak. Di laman Dirjen Pajak tersebut, pilih menu sistem e-Registration.

Langkah 2 - Daftarkan Akun Kamu

Kamu perlu mendaftar terlebih dahulu untuk mendapatkan akun dengan mengklik Daftar. Isilah data pendaftaran pengguna dengan benar seperti nama, alamat email, password alias kata sandi, dan lainnya.

Langkah 3 - Lakukan Aktivasi Akun

Cara mengaktivasi akun kamu adalah dengan membuka kotak masuk (inbox) dari email yang kamu gunakan untuk mendaftar tadi, kemudian buka email yang masuk dari Dirjen Pajak. Ikuti petunjuk yang ada di dalam email tersebut untuk melakukan aktivasi.

Langkah 4 - Isi Formulir Pendaftaran

Setelah proses aktivasi berhasil dilakukan, selanjutnya kamu harus login ke sistem e-Registration dengan memasukkan email dan password akun yang telah Anda buat. Atau kamu bisa mengklik tautan yang terdapat di dalam email aktivasi kedua dari Dirjen Pajak.

Setelah login, kamu kemudian akan dibawa ke halaman Registrasi Data WP untuk memulai proses pembuatan NPWP. Isi semua data dengan benar pada formulir yang tersedia. Ikuti semua tahapannya secara teliti. Bila data yang diisi benar, akan muncul surat keterangan terdaftar sementara.

Langkah selanjutnya dan selengkapnya bisa kamu lihat dan pelajari melalui artikel Baca Spesial di bawah ini.

Cara Membuat NPWP Bagi yang Belum Bekerja

Seperti sudah Mukidi sebutkan sebelumnya, NPWP juga bisa dimiliki orang yang bahkan belum punya pekerjaan, usaha dan penghasilan. Hal itu bisa dilakukan jika kamu mengikuti prosedur yang benar dan melengkapi segala persyaratan yang dibutuhkan. Berikut ini langkah-langkahnya:

Langkah 1 - Minta Surat Keterangan

Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah pergi ke kantor keluarahan atau kecamatan yang sesuai dengan domisili tempat kamu tinggal, lalu minta surat keterangan sekaligus sebagai pengantar untuk kamu mengajukan pembuatan kartu NPWP.

Langkah 2 - Daftar Antrian Online

cara membuat npwp 2

Mendaftar antrian online kini jadi salah satu prosedur krusial yang harus dilakukan dalam nyaris segala proses pembuatan dokumen resmi negara, salah satunya membuat NPWP. Kunjungi situs resmi Ditjen Pajak di laman www.pajak.go.id, pilih e-Registration dan masukkan segala informasi sesuai dengan identitas asli kamu beserta email yang digunakan.

Langkah 3 - Isi Data Pekerjaan

Khusus kolom yang menanyakan pekerjaan, perlu sedikit modifikasi dalam melakukan pengisian. Meski status kamu belum bekerja, namun kamu harus tetap mengisi kolom tersebut. Isi bagian tersebut dengan “Pegawai Swasta” agar kamu bisa melanjutkan ke langkah selanjutnya.

Langkah 4 - Cek Email

Setelah mengisi identitas secara lengkap, kamu selanjutnya tinggal melakukan pengecekan pada alamat email yang kamu daftarkan. Kamu akan menerima nomor transaksi dari Ditjen Pajak.

Langkah 5 - Tunggu Aplikasi Permohonan

Setelah mendapatkan nomor transaksi, langkah selanjutnya adalah menunggu permohonan apakah disetujui atau tidak. Kamu akan menerima email selanjutnya yang memberitahukan jika permohonan kamu disetujui. Jika iya, kamu kemudian tinggal datang ke kantor pajak yang sesuai dengan domisilimu.

Langkah 6 - Ambil Kartu NPWP Kamu

cara membuat npwp 3

Setelah tiba di kantor pajak, kamu tinggal menunggu nama kamu dipanggil. Kartu NPWP kamu kemudian akan segera diproses di loket dan jika sudah memasukkan segala informasi secara tepat, kartu NPWP kamu akan segera dicetak. Kamu kemudian bisa mengambil kartu NPWP milikmu.

Manfaat Memiliki Kartu NPWP

cara membuat npwp pribadi 4

Kamu telah mengetahui segala persyaratan dan bagaimana langkah demi langkah dalam membuat NPWP pribadi. Lalu untuk apa kartu NPWP setelah kamu buat? Berikut Mukidi akan sedikit mengulas mengenai manfaat yang bisa kamu dapatkan jika sudah memiliki kartu NPWP. Berikut empat manfaat di antaranya:

  1. Kelengkapan Administratif

Dalam mengurus beberapa hal yang berkaitan dengan instansi, seperti bank atau instansi pemerintahan, NPWP merupakan salah satu dari kelengkapan administrastif yang harus dipenuhi.

Jika kamu ingin mengurus pinjaman ke bank, seperti KPR atau KTA, maka petugas akan menanyakan nomor kartu NPWP milikmu. Pun kalau kamu akan membuka usaha maka kepemilikan kartu NPWP merupakan keharusan.

  1. Mempermudah Bepergian ke Luar Negeri

Kamu yang sering bepergian ke luar negeri, maka kepemilikan NPWP akan membantu perjalanan kami. Dengan menunjukkan kartu NPWP di bandara saat kamu hendak bepergian ke luar negeri, kamu pun akan dibebaskan dari biaya fiskal.

  1. Pengurusan Taspen

Bahkan buat kamu yang sudah tidak bekerja secara aktif lagi, kemepilikan NPWP tetap diperlukan. Hal ini karena mereka tetap menerima penghasilan berupa uang pensiun.

Bagi pensiunan TNI yang dikelola oleh Asabri dan PNS, pembuatan Tabungan Pensiun (Taspen) membutuhkan yang namanya NPWP sebagai kelengkapannya.

  1. Potongan Pajak

Sesuai dengan Undang-Undang PPh Pasal 21 Ayat 5a, yang menyatakan bahwa mereka yang sudah wajib membayar pajak dan tidak memiliki kartu NPWP akan membayar pajak 20% lebih besar dibanding mereka yang memiliki NPWP.

Kebijakan ini juga yang dimanfaatkan oleh perusahaan untuk mendapatkan potongan pajak dengan mengakomodir pemilikan NPWP setiap karyawannya.

Akhir Kata

Itulah tata cara membuat NPWP pribadilengkap beserta syarat yang harus kamu penuhi dan manfaat jika kamu sudah memilikinya. Kini tak ada lagi alasan untuk kamu tidak memiliki kartu NPWP, bukan?

Apalagi setelah mengetahui detail cara pembuatan dan manfaat apa saja yang bisa kamu peroleh dengan memiliki NPWP. Setuju?

mukidi

Jon Mukidi

GaPenting, buronan para penagih hutang, reskrim, camer, hingga homo keparat yg keponya kebangetan.

Read More